Senin, 23 Januari 2017

Pola Makan Sehat Untuk Remaja

Masa remaja merupakan salah satu tahap kehidupan seseorang di mana pertumbuhan berat dan  tinggi badan berada puncaknya.  Pola makan dan gaya hidup yang sesuai akan membantu remaja untuk lebih sehat dan jauh dari penyakit. Kemajuan gaya hidup dari sederhana menjadi instan menyebabkan banyak orang memanfaatkan kemajuan teknologi masa kini. Pemikiran yang serba instan tersebut menyebabkan banyak orang terutama remaja mengonsumsi makanan siap saji yang tidak baik bagi kesehatan. Kebiasaan tersebut bisa memicu munculnya berbagai penyakit degeneratif di usia muda. Penyakit degeneratif merupakan proses penurunan fungsi organ tubuh yang umumnya terjadi di usia tua. Faktor utama yang menyebabkan hal ini adalah pola makan dan gaya hidup yang salah.

Menginjak usia remaja, anak mulai tertarik menjalani diet terutama remaja putri yang ingin tampil menarik namun juga tidak jarang anak remaja yang mengalami masalah kelebihan berat badan. Remaja perempuan agak sensitif terhadap berat badannya, dan menjadi takut bahwa mereka terlalu gemuk. Beberapa remaja perempuan yang memiliki badan normal mengurangi pola makannya, seperti melewatkan makan, hingga membiarkan dirinya sendiri kelaparan. Padahal, masa remaja ini merupakan puncaknya pertumbuhan sehingga sangat penting untuk memerhatikan pola makan yang sehat. Seperti apa pola makan yang sehat itu?
  • Pilih makanan bergizi dan seimbang
Tidak ada satu pun jenis makanan yang mengandung semua zat gizi secara lengkap. Apabila terjadi kekurangan salah satu zat gizi tertentu pada satu jenis makanan maka akan dilengkapi dari makanan yang lain. Asupan nutrisi yang sehat merupakan komposisi seimbang antara karbohidrat, lemak, dan protein. Jenis makanan yang dikonsumsi baiknya memiliki proporsi yang seimbang dengan komposisi yang disarankan yaitu 55-65% karbohidrat, 10-15% protein, 25-35% lemak. Pangan yang beragam dan bergizi seimbang dalam hidangan sehari-hari, minimal harus terdiri dari satu jenis makanan sumber zat tenaga, satu jenis sumber zat pembangun dan satu jenis sumber zat pengatur sehingga terdiri dari tiga kelompok pangan (pangan pokok, lauk pauk, sayur dan buah).


Image result for gambar sayur dan buah
  • Makan sesuai waktunya

Jangan pernah lewatkan sarapan karena sarapan merupakan sumber energi utama dan dapat mencegah kelaparan di tengah hari. Jika Anda terlambat sarapan, ambilah keju rendah lemak dan sebuah pisang, atau buatlah jus buah dan masukan ke dalam botol bekal. Makan 3x sehari dengan cemilan di antaranya adalah cara terbaik untuk mempertahankan berat badan dengan sehat. Pilih makanan yang dipanggang atau direbus, bukan digoreng. Dibandingkan makanan yang dipanggang atau direbus, makanan yang digoreng mempunyai 50% kalori atau lemak lebih banyak.
  • Kurangi fast food

Makan fast food sekali-sekali tidak masalah, tetapi Anda perlu menjaga porsinya dan hindari fast food berukuran besar. Kalori dalam fast food berukuran besar akan ditumpuk menjadi lemak dan mengakibatkan naiknya berat badan. Fast food umumnya kaya akan lemak jenuh, gula, garam, dan kurang nutrisi penting vitamin serta mineral.
 Burgers, Fast Food, Food, Menu, Restaurant, Cholesterol

  • Hindari soft drink

Soft drink tidak baik untuk kesehatan karena tidak mengandung vitamin, mineral, protein atau serat. Untuk melepas dahaga, lebih baik memilih air putih karena bisa merehidrasi tubuh tanpa menambahkan kalori.
Image result for soft drink

0 komentar: